penyebab-ketidaksuburan-wanita-dr-ivan-sini

Mungkin Bunda pernah bertanya-tanya mengapa sebagian wanita atau bahkan Bunda sendiri sangat susah untuk memiliki momongan. Ketidaksuburan bukanlah tanpa sebab, lho! Di artikel sebelumnya, kita telah membahas mengenai cara untuk meningkatkan kesuburan wanita dengan memperhatikan dan menjaga pola makan. Namun, Bunda juga perlu tahu tentang apa saja penyebab-penyebab paling umum dari ketidaksuburan seorang wanita.

Yuk, simak penyebab-penyebab umum ketidaksuburan pada wanita dibawah ini:

Berat badan yang tidak normal

Wanita yang memiliki obesitas atau berat badan berlebih akan mengalami kemungkinan yang lebih besar untuk mengalami ketidaksuburan. Tak hanya itu, ibu obesitas yang sedang mengandung akan memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami keguguran. Wanita dengan berat badan yang terlalu rendah atau kelainan makan seperti bulimia dan anoreksia juga memiliki tingkat kesuburan yang lebih rendah dibanding wanita pada umumnya.

Solusi terbaik dari masalah ini adalah untuk mengganti pola makan dan melakukan olahraga sesuai kebutuhan badan, seperti yang dibahas di artikel sebelumnya. Faktanya, wanita obesitas yang bisa mengurangi berat badannya sebesar 5% saja bisa kembali subur dan mengandung dengan normal.

Permasalahan ovulasi

Permasalahan ataupun kelainan ovulasi dapat disebabkan oleh berbagai hal, misalnya PCOS (polycystic ovary syndrome) atau sindrom ovarium polikistik; sebuah ketidakseimbangan hormon yang dapat mengganggu proses ovulasi pada umumnya. Penyebab lainnya adalah menopause sebelum waktunya, dimana ovarium seorang wanita berhenti berfungsi bahkan sebelum diumur 40. Ada juga permasalahan lainnya seperti kelebihan hormon prolaktin, kelebihan atau kekurangan hormon tiroid, dan lain sebaginya.

Permasalahan-permasalahan diatas perlu ditangani dengan bantuan tenaga medis ahli, sehingga jika Bunda mengalaminya, sangat dianjurkan untuk konsultasi dengan dokter Bunda segera.

Kelainan pada rahim atau fibroid

Fibroid adalah gejala atau kejadian dimana terjadi pertumbuhan sel yang tidak normal pada dinding rahim. Meski tidak bersifat kanker, sel-sel fibroid dapat mengganggu proses implantasi sel telur yang telah dibuahi dan kadangkala pula, menyebabkan keguguran janin. Fibroid dapat menyebabkan rasa tidak enak pada perut maupun permasalahan seperti sembelit, susah buang air, nyeri pada pinggul, kaki dan khususnya perut dan lainnya. Fibroid dapat dicegah dengan menjaga pola makan dan dengan berolahraga teratur.

Umur

Faktor yang satu ini memang salah satu faktor paling umum penyebab ketidaksuburan pada wanita. Seorang wanita akan memiliki tingkat kesuburan tertinggi di umur 20-an, dimana tubuh seorang wanita memang dinyatakan sudah siap untuk mengandung bayi pada perut. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab  wanita diatas umur 30 tahun memiliki tingkat kesuburan yang lebih rendah dibanding wanita di umur 20-an, yaitu tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, kualitas sel telur yang menurun, kondisi fisik melemah dan lainnya. Tak hanya itu, wanita di umur 20-an memiliki persentase keguguran yang lebih rendah (12-15%) dibanding wanita diatas umur 40 (>20%).

Empat hal diatas adalah salah satu dari sekian banyak penyebab dari ketidaksuburan pada wanita. Pada akhirnya, seorang wanita bisa mengecilkan tingkat ketidaksuburannya dengan memiliki pola hidup dan makan yang lebih sehat. Oleh sebab itu, Bunda harus bisa menjaga kesehatan dengan baik dan jangan lupa untuk makan dengan teratur!

© Copyright IVANSINI 2017. By accessing this website, you agree to this disclaimer.

24/7 CALL CENTER    +62-21 3192 2005