bolehkah-makanan-pedas-saat-hamil-tips-ivan-sini

Makanan bercita rasa pedas memang menjadi salah satu makanan favorit para wanita. Namun, bagaimana dengan para ibu hamil? Apakah masih tetap bisa mengonsumsi makanan pedas favorit mereka?

Memang banyak mitos yang bertebaran di masyarakat seputar makanan pedas untuk ibu hamil. Seperti mitos yang mengatakan bahwa mengonsumsi makanan pedas dapat berisiko terjadinya keguguran pada ibu hamil. Hal ini tentu saja menjadi ketakutan tersendiri bagi para ibu hamil dan menyebabkan mereka pantang terhadap makanan – makanan yang bercita rasa pedas. Namun, mitos hanyalah sebuah mitos. Tidak ada penelitian yang menyatakan bahwa makanan pedas dapat menyebabkan keguguran pada ibu hamil. Hanya saja mengonsumsi makanan pedas dapat memberi dampak yang sama pada wanita hamil maupun yang tidak hamil, semua bergantung pada kondisi tubuh masing-masing orang.

Para ahli kesehatan menyatakan bahwa ibu hamil tetap bisa menikmati makanan pedas selama masa kehamilan. Karena di dalam cabai itu sendiri terdapat nutrisi dan vitamin C yang dapat diserap sang janin. Namun ibu hamil harus tetap mempertimbangkan jumlah konsumsi makanan pedasnya. Disarankan untuk tidak berlebihan mengonsumsi makanan pedas selama masa kehamilan. Karena kondisi tubuh ibu hamil berbeda dengan kondisi tubuh saat tidak hamil.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan bagi ibu hamil jika mengonsumsi makanan pedas;

1. Rasa mulas
Tidak sedikit ibu hamil yang mengalami rasa mulas ketika usai menyantap makanan pedas. Hal ini disebabkan karena asam lambung yang meningkat. Terlebih lagi kondisi hormon yang berbeda ketika sedang hamil yang mungkin menjadi pemicu rasa mulas ini.

2. Gangguan pencernaan (diare)
Baik wanita hamil maupun tidak hamil sama-sama rentan mengalami diare ketika mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan. Pada dasarnya diare tidak memberikan pengaruh apapun bagi janin yang sedang dikandung, hanya saja diare dapat menyebabkan dehidrasi pada sang ibu. Kondisi dehidrasi inilah yang jika dibiarkan begitu saja dapat menjadi hal yang berbahaya bagi sang janin. Disarankan untuk terus banyak minum air untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

3. Morning sickness
Makanan pedas dapat mempengaruhi kondisi morning sickness. Gejala morning sickness seperti rasa sakit perut, mual, bahkan muntah dipicu oleh perubahan hormone selama kehamilan. Makanan atau bau-bau tertentu dapat memicu terjadinya morning sickness ini. terutama makanan pedas, yang rentan dapat memperburuk kondisi morning sickness pada awal kehamilan. Disarankan untuk para ibu hamil menghindari makanan pedas pada trimester awal kehamilan.

Walau tidak ada hubungan antara makanan pedas dengan janin yang sedang dikandung, namun sebagai ibu hamil tetap harus pintar dalam memilih makanan yang hendak dikonsumsinya. Kenali pula kondisi tubuh ibu sendiri untuk menentukan batasan jumlah makanan yang hendak dikonsumsi.

© Copyright IVANSINI 2017. By accessing this website, you agree to this disclaimer.

24/7 CALL CENTER    +62-21 3192 2005