teknologi-bayi-tabung-kehamilan-jakarta-morula-tips-ivansini

Banyak pasangan usia subur yang ingin mempunyai anak berpikiran kehamilan akan mudah terjadi segera setelah berhenti menggunakan kontrasepsi. Akan tetapi kenyataannya tidaklah demikian. Sesungguhnya angka kejadian ketidaksuburan yang terjadi cukup banyak. 1 dari 9 pasangan suami istri diperkirakan mempunyai masalah tersebut dan setengah dari jumlah pasangan ini akan membutuhkan bantuan medis untuk mengatasinya.
Definisi ketidaksuburan (infertilitas) adalah gagalnya konsepsi pada pasangan setelah setahun berhubungan tanpa alat kontrasepsi. Dikenal dua jenis infertilitas. Pertama dikenal sebagai infertilitas primer dimana pasangan tidak pernah mempunyai bayi sebelumnya. Jenis kedua adalah dimana pasangan tidak berhasil hamil setelah mempunyai bayi sebelumnya.
Kebanyakan orang masih menganggap bahwa infertilitas yang terjadi adalah pada masalah wanita semata. Data menunjukkan bahwa masalah pria ditemukan kurang lebih 50% dari pasangan yang mengalami ketidaksuburan. Masalah pada kedua pihak akan membuat kompleks dan pengobatan perlu melibatkan suami dan istri.
Dengan alasan inilah sangat penting bahwa infertilitas perlu di pandang dari kedua belah pihak dan bukan secara individual. Pemeriksaan lengkap akan menuntut kesediaan suami dan istri untuk memberikan komitmen terhadap proses pemeriksaan awal. Hal ini akan menimbulkan masalah ego pada pria yang dapat merasa rendah diri dan gagal sebagai laki laki. Pria dapat pula merasa kejantanannya dipertanyakan. Hal ini akan menjadi kendala sendiri untuk membawa pihak pria memeriksakan diri.

Penyebab Umum Masalah Infertilitas Pada Pria

Karena banyak yang tidak dapat dicantumkan sebagai penyebab kemandulan pada pria, berikut adalah penyebab yang paling sering terjadi

Faktor gaya hidup
Merokok, obat obatan, alkohol, kegemukan dapat mempengaruhi kualitas sperma. Beberapa jenis pekerjaan dan eksposur terhadap zat zat kimia dan radiasi dapat sangat mempengaruhi masalah infertilitas.

Gagal Fungsi Testis Primer
Hampir setengah dari kasus ini sangat disayangkan bahwa kita tidak dapat mengetahui penyebabnya walaupun ilmu pengetahuan telah menemukan banyak penemuan baru

Obstruksi
Obstruksi yang paling sering terjadi adalah hambatan pada jalur vas deferens dan epididymis. Penyebab tersering obstruksi adalah infeksi, riwayat operasi sebelumnya, kelainan kongenital dan vasektomi. Obstruksi dapat ditangani dengan operasi bypass tetapi dengan kemajuan teknik IVF dan ICSI, prosedur PESA atau Biospi Testis dapat membantu pasangan yang masalah dasar terkait obstruksi

Varicocele
Kondisi ini adalah sejenis varises di testis. Penanganan varicocele sangat kontroversial karena penelitian sejauh ini tidak menunjukkan secara konklusif bahwa operasi akan membantu meningkatkan angka kehamilan. Operasi akan cukup efektif apabila pria mempunyai keluhan rasa sakit.

Infertilitas dengan sebab yang tidak diketahui (unexplained infertility)
5-10 % kasus infertilitas tidak dapat diketahui penyebabnya setelah dilakukan pemeriksaan yang standard. Terkadang diagnosa ini merupakan sesuatu yang dapat membuat frustasi karena tidak ada sebab yang dapat menjelaskan dimana letak masalah.

Pengobatan Umum Infertilitas Pada Pria

Terapi hormonal dan obat obat vitamin lainnya
Terapi hormonal dan obat obatan seperti vitamin kurang membantu meningkatkan produksi sperma. Selain memang ada indikasi bahwa pria tersebut mempunyai kelainan hormon yang mengakibatkan testis tidak berfungsi. Penelitian sedang berlangsung apakah suplemen Zinc akan membantu produksi sperma, hanya sampai saat ini belum terbukti adanya perubahan yang berarti. Penambahan antioxidant mungkin akan membantu meningkatkan kualitas hasil akhir dari keberhasilan program pengobatan

Inseminasi Donor Sperma
Berdasarkan peraturan dan rekomendasi pemerintah RI, segala bentuk donor gamet di Indonesia tidak diperkenankan. Di luar negeri terdapat beberapa pusat bank donor sperma, dimana pasangan dapat memilih calon donor yang tetap terjaga rahasianya (unanimous donor). Tetapi dengan perkembangan dan peningkatan kualitas IVF dan ICSI pengobatan dengan menggunakan donor semakin jarang dilakukan di luar negeri sekalipun

Invitro Fertilisation dan Intra-Cytoplasmic Sperm Injection
Pengobatan yang dikenal sebagai bayi tabung merupakan terobosan besar bagi pasangan yang mempunyai masalah sperma berat. Dengan kemajuan teknologi ICSI walaupun jumlah sperma hanya sedikit, hal ini masih dapat dibantu untuk terjadinya pembuahan. Proses ini dapat terjadi karena sperma akan dibantu untuk menembus lapisan telur dengan ditusuk menggunakan jarum mikroskopik.

ICSI
Pada kasus dimana terjadinya obstruksi saluran vas deferens atau masalah sperma sangat berat (severe oligoazoospermia) sperma dapat diambil melalui prosedur Percutaneous Epididymal Sperm Aspiration (PESA), Testicular Sperm Aspiration (TESA) atau Biospy Testis. Prosedur ini dapat dikerjakan menggunakan bius lokal ataupun bius umum.

Morula IVF Jakarta telah mengerjakan pengobatan ini bertahun tahun dan hasil yang sangat menggembirakan dengan beberapa kehamilan telah berhasil terjadi dari proses PESA/TESA. Kualitas pelayanan laboratorium Morula IVF Jakarta kini telah mempunyai standard angka kehamilan internasional. Hal ini akan memudahkan pasien untuk memiliki percaya diri bahwa merka tidak selamanya memerlukan pengobatan ke luar negeri dalam menanggulangi masalah infertilitas
Proses IVF dan ICSI terkadang dirasakan mahal dan kompleks. Tetapi dengan angka keberhasilan yang cukup baik akan memberikan harapan yang lebih besar untuk pasangan dalam mengharapkan kehamilan. Pengobatan ini memerlukan komitmen dan kesabaran yang besar dari pasien.

Adopsi
Salah satu cara yang dapat ditempuh bagi pasangan infertilitas adalah mencari akses untuk mengadopsi anak. Walaupun banyak kendala sosial yang akan dihadapi tetapi tidak selamanya adopsi merupakan pilihan yang buruk, karena pada dasarnya kasih sayang orangtua tidak akan ada bedanya terhadap anaknya, baik anak kandung maupun anak angkat.

Untuk keterangan lebih lanjut dokter spesialis infertiltas akan menjelaskan lebih detail dan bagian konseling Morula IVF Jakarta di (021) 3192-2005 untuk pembicaraan lebih lanjut

Banyak pasangan usia subur yang ingin mempunyai anak berpikiran kehamilan akan mudah terjadi segera setelah berhenti menggunakan kontrasepsi. Akan tetapi kenyataannya tidaklah demikian. Sesungguhnya angka kejadian ketidaksuburan yang terjadi cukup banyak. 1 dari 9 pasangan suami istri diperkirakan mempunyai masalah tersebut dan setengah dari jumlah pasangan ini akan membutuhkan bantuan medis untuk mengatasinya.
Definisi ketidaksuburan (infertilitas) adalah gagalnya konsepsi pada pasangan setelah setahun berhubungan tanpa alat kontrasepsi. Dikenal dua jenis infertilitas. Pertama dikenal sebagai infertilitas primer dimana pasangan tidak pernah mempunyai bayi sebelumnya. Jenis kedua adalah dimana pasangan tidak berhasil hamil setelah mempunyai bayi sebelumnya.
Kebanyakan orang masih menganggap bahwa infertilitas yang terjadi adalah pada masalah wanita semata. Data menunjukkan bahwa masalah pria ditemukan kurang lebih 50% dari pasangan yang mengalami ketidaksuburan. Masalah pada kedua pihak akan membuat kompleks dan pengobatan perlu melibatkan suami dan istri.
Dengan alasan inilah sangat penting bahwa infertilitas perlu di pandang dari kedua belah pihak dan bukan secara individual. Pemeriksaan lengkap akan menuntut kesediaan suami dan istri untuk memberikan komitmen terhadap proses pemeriksaan awal. Hal ini akan menimbulkan masalah ego pada pria yang dapat merasa rendah diri dan gagal sebagai laki laki. Pria dapat pula merasa kejantanannya dipertanyakan. Hal ini akan menjadi kendala sendiri untuk membawa pihak pria memeriksakan diri.

Penyebab Umum Masalah Infertilitas Pada Pria

Karena banyak yang tidak dapat dicantumkan sebagai penyebab kemandulan pada pria, berikut adalah penyebab yang paling sering terjadi

Faktor gaya hidup
Merokok, obat obatan, alkohol, kegemukan dapat mempengaruhi kualitas sperma. Beberapa jenis pekerjaan dan eksposur terhadap zat zat kimia dan radiasi dapat sangat mempengaruhi masalah infertilitas.

Gagal Fungsi Testis Primer
Hampir setengah dari kasus ini sangat disayangkan bahwa kita tidak dapat mengetahui penyebabnya walaupun ilmu pengetahuan telah menemukan banyak penemuan baru

Obstruksi
Obstruksi yang paling sering terjadi adalah hambatan pada jalur vas deferens dan epididymis. Penyebab tersering obstruksi adalah infeksi, riwayat operasi sebelumnya, kelainan kongenital dan vasektomi. Obstruksi dapat ditangani dengan operasi bypass tetapi dengan kemajuan teknik IVF dan ICSI, prosedur PESA atau Biospi Testis dapat membantu pasangan yang masalah dasar terkait obstruksi

Varicocele
Kondisi ini adalah sejenis varises di testis. Penanganan varicocele sangat kontroversial karena penelitian sejauh ini tidak menunjukkan secara konklusif bahwa operasi akan membantu meningkatkan angka kehamilan. Operasi akan cukup efektif apabila pria mempunyai keluhan rasa sakit.

Infertilitas dengan sebab yang tidak diketahui (unexplained infertility)
5-10 % kasus infertilitas tidak dapat diketahui penyebabnya setelah dilakukan pemeriksaan yang standard. Terkadang diagnosa ini merupakan sesuatu yang dapat membuat frustasi karena tidak ada sebab yang dapat menjelaskan dimana letak masalah.

Pengobatan Umum Infertilitas Pada Pria

Terapi hormonal dan obat obat vitamin lainnya
Terapi hormonal dan obat obatan seperti vitamin kurang membantu meningkatkan produksi sperma. Selain memang ada indikasi bahwa pria tersebut mempunyai kelainan hormon yang mengakibatkan testis tidak berfungsi. Penelitian sedang berlangsung apakah suplemen Zinc akan membantu produksi sperma, hanya sampai saat ini belum terbukti adanya perubahan yang berarti. Penambahan antioxidant mungkin akan membantu meningkatkan kualitas hasil akhir dari keberhasilan program pengobatan

Inseminasi Donor Sperma
Berdasarkan peraturan dan rekomendasi pemerintah RI, segala bentuk donor gamet di Indonesia tidak diperkenankan. Di luar negeri terdapat beberapa pusat bank donor sperma, dimana pasangan dapat memilih calon donor yang tetap terjaga rahasianya (unanimous donor). Tetapi dengan perkembangan dan peningkatan kualitas IVF dan ICSI pengobatan dengan menggunakan donor semakin jarang dilakukan di luar negeri sekalipun

Invitro Fertilisation dan Intra-Cytoplasmic Sperm Injection
Pengobatan yang dikenal sebagai bayi tabung merupakan terobosan besar bagi pasangan yang mempunyai masalah sperma berat. Dengan kemajuan teknologi ICSI walaupun jumlah sperma hanya sedikit, hal ini masih dapat dibantu untuk terjadinya pembuahan. Proses ini dapat terjadi karena sperma akan dibantu untuk menembus lapisan telur dengan ditusuk menggunakan jarum mikroskopik.

ICSI
Pada kasus dimana terjadinya obstruksi saluran vas deferens atau masalah sperma sangat berat (severe oligoazoospermia) sperma dapat diambil melalui prosedur Percutaneous Epididymal Sperm Aspiration (PESA), Testicular Sperm Aspiration (TESA) atau Biospy Testis. Prosedur ini dapat dikerjakan menggunakan bius lokal ataupun bius umum.

Morula IVF Jakarta telah mengerjakan pengobatan ini bertahun tahun dan hasil yang sangat menggembirakan dengan beberapa kehamilan telah berhasil terjadi dari proses PESA/TESA. Kualitas pelayanan laboratorium Morula IVF Jakarta kini telah mempunyai standard angka kehamilan internasional. Hal ini akan memudahkan pasien untuk memiliki percaya diri bahwa merka tidak selamanya memerlukan pengobatan ke luar negeri dalam menanggulangi masalah infertilitas
Proses IVF dan ICSI terkadang dirasakan mahal dan kompleks. Tetapi dengan angka keberhasilan yang cukup baik akan memberikan harapan yang lebih besar untuk pasangan dalam mengharapkan kehamilan. Pengobatan ini memerlukan komitmen dan kesabaran yang besar dari pasien.

Adopsi
Salah satu cara yang dapat ditempuh bagi pasangan infertilitas adalah mencari akses untuk mengadopsi anak. Walaupun banyak kendala sosial yang akan dihadapi tetapi tidak selamanya adopsi merupakan pilihan yang buruk, karena pada dasarnya kasih sayang orangtua tidak akan ada bedanya terhadap anaknya, baik anak kandung maupun anak angkat.

Untuk keterangan lebih lanjut dokter spesialis infertiltas akan menjelaskan lebih detail dan bagian konseling Morula IVF Jakarta di (021) 3192-2005 untuk pembicaraan lebih lanjut

© Copyright IVANSINI 2017. By accessing this website, you agree to this disclaimer.

24/7 CALL CENTER    +62-21 3192 2005