teknologi-bayi-tabung-kehamilan-jakarta-morula-tips-ivansini

Seksio sesaria adalah suatu tindakan medis yang bertujuan untuk menyelamatkan inu dan bayi dalam proses melahirkan. Belum jelas dari mana nama ini berasal, karena bila pada jaman Julius Sesar besar kemungkinan kemungkinan hidup ibu dan mungkin anak sangat kecil.

Saat ini bedah sesar adalah merupakan tindakan medis yang sangat sering dilakukan dengan berbagai macam indikasi. Umumnya indikasi ini bervariasi, contohnya Cephalo Pelvic Disproportion (CPD), gagal maju dalam persalinan, gawat janin, perdarahan berulang, plasenta previa, bekas sesar dan lain lain

Operasi ini dapat dilakukan terencana atau dapat dilakukan pada kondisi darurat. Umumya akan dilakukan evaluasi pada saat trimester terakhir untuk menentukan apakah pasien mempunyai indikasi untuk dilakukan pembedahan sesar. Terkadang walapuun sudah direncanakan untuk persalinan normal tidak dapat diprediksi apakah ada permasalahan dalam proses persalinan yang tidak bisa diperkirakan sebelumnya. Operasi sesar pada umumnya memerlukan puasa 8 jam dan pemeriksaan standar pra operasi baik untuk ibu maupun bayinya. Pada kondisi darurat dalam persalinan umumnya persiapan operasi menjadi minimal tetapi masih dapat dilakukan karena sifatnya yang darurat.

Sayatan luka sesar umumnya akan melintang di atas rambut kemaluan sebesar kurang lebih 10 cm. Akses ini dinamakan sayatan Pfanensteill. Dari dimulainya penyayatan pertama sampai dengan lahirnya bayi akan bervariasi antara 5 sampai dengan 30 menit. Ini tergantung derajat penyulit akses masuk kedalam rongga perut untuk bisa melahirkan bayi dengan aman. Bayi umumnya dilahirkan dengan bantuan dorongan manual dari assisten operasi dengan dokter bedah menuntun lahirnya bayi dengan tangan. Pada kondisi tertentu bantuan vakum atau forceps dapat digunakan demi kelancaran proses tindakan medis dan alat bantu tersebut umum digunakan saat proses persalinan. Setelah lahir dokter akan mengevaluasi bayi yang kemudian akan dibantu untuk proses inisiasi menyusui dini.

Paska operasi pasien akan istirahat di rumah sakit dengan tujuan pemulihan pembedahan dan adaptasi menyusui awal dan proses parenting bagi kedua orangtua baru. Di Rumah Sakit Bunda, orangtua akan dituntun merawat bayi sampai cukup mampu untuk mobilisasi dan independen dalam merawat bayi.

Luka operasi umumnya akan pulih dalam waktu beberapa minggu. Untuk diketahui walaupun pembedahan ini adalah merupakan operasi yang rutin dilakukan, pasien harus mengetahui adanya resiko yang kecil tetapi penting seperti perdarahan yang berkaitan dengan transfusi, infeksi, dan cedera terhadap organ dalam termasuk bayi. Lebih jelasnya dapat Anda konsultasikan dengan dokter kandungan Anda.

© Copyright IVANSINI 2017. By accessing this website, you agree to this disclaimer.

24/7 CALL CENTER    +62-21 3192 2005