penyebab-sering-buang-air-kecil-saat-hamil

Apakah Bunda sering merasa perlu buang air kecil mesti Bunda baru saja ke belakang beberapa menit yang lalu selagi hamil? Apakah sering buang kecil saat hamil normal?

Memang, terkadang hal tersebut dapat membuat Bunda sebal karena harus bolak-balik ke belakang di rentang waktu yang begitu singkat, namun hal tersebut memanglah salah satu cara bagi tubuh Bunda untuk menjaga kondisi perut dan ginjal tetap normal. Anggap saja hal tersebut sebagai ‘ajakan’ oleh tubuh agar Bunda tidak malas beraktivitas, karena meski Bunda hamil, Bunda masih tetap perlu melakukan berbagai aktivitas agar peredaran darah dalam tubuh tetap lancar.

Ada beberapa hal menarik yang membuat Bunda menjadi sering buang air kecil di saat kehamilan:

Pertumbuhan bayi dalam perut

Bayi yang sehat akan terus bertumbuh dan semakin membesar selama sembilan bulan kehamilan. Hal ini membuat rahim Bunda semakin membesar dan melebar, sehingga ginjal Bunda yang terletak cukup dekat dengan rahim Bunda menjadi tergencet dan mengalami tekanan yang begitu signifikan. Tekanan ini membuat air kencing yang ada di dalam ginjal menjadi terdorong keluar, membuat Bunda sering buang air kecil. Hal ini akan benar-benar terasa disaat Bunda memasuki trimester ketiga kehamilan dimana bayi dalam kandungan Bunda sudah berkembang begitu besar.

Perubahan hormon

Selagi hamil, Bunda akan mengalami perubahan, pergantian dan pertumbuhan hormon yang begitu besar. Perubahan hormon ini akan begitu terasa signifikan terhadap kehamilan Bunda, dimana Bunda akan merasa lebih sering merasa lelah, rasa ingin mual, kepala pusing, dan lain sebagainya. Hal lainnya yang sangat dipengaruhi oleh hormon adalah frekuensi Bunda buang air kecil, dimana hormon estrogen membuat darah mengalir lebih cepat ke ginjal. Ginjal Bunda pun menjadi lebih cepat terisi oleh air kencing dan akhirnya — Bunda menjadi sering buang air kecil.

Peningkatan volume darah

Tak hanya Bunda mengalami peningkatan di tekanan darah, Bunda juga akan mengalami peningkatan di jumlah volume darah dalam tubuh Bunda saat hamil. Disaat hamil, seorang wanita dilaporkan dapat memiliki 50% jumlah darah mengalir lebih banyak dibanding saat tidak hamil. Sama seperti poin sebelumnya, hal ini membuat darah menjadi lebih cepat mengalir ke seluruh tubuh termasuk ginjal, dan jumlah darah yang disirkulasikan pun semakin lebih banyak dari biasanya.

Rasa ingin buang air kecil memang hal yang naluriah dan setiap wanita hamil pasti akan mengalami hal ini. Namun jika Bunda merasa terganggu dengan frekuensi kencing yang Bunda alami, ada beberapa hal yang bisa Bunda lakukan untuk setidaknya mengurangi jumlah air kencing yang Bunda perlu keluarkan. Perhatikan apa yang Bunda minum, sebagian minuman yang Bunda konsumsi seperti teh, kopi, soda dan minuman lainnya. Selain itu, usahakan sering minum di siang hari dan kurangi minum di malam hari agar tidak sering ke belakang di saat Bunda tengah tidur.

Meski begitu, Bunda perlu untuk tetap meminum banyak air saat hamil dehidrasi, sehingga sering buang air kecil merupakan hal yang lumrah. Namun, tetap ingat untuk tidak menahan-nahan saat ingin buang air kecil agar tidak melemahkan otot dasar panggul di kemudian hari nanti.

© Copyright IVANSINI 2017. By accessing this website, you agree to this disclaimer.

24/7 CALL CENTER    +62-21 3192 2005