menyusui-wanita-karir-dr-ivan-sini

Kehadiran sang buah hati ke dunia memang tidak bisa dipungkiri akan memakan banyak sekali waktu dan tenaga. Sebagian besar bahkan seluruh perhatian Bunda akan ditujukan kepada si kecil saja. Dengan memfokuskan segala hal kepada bayi, seorang ibu pasti akan perlu untuk melepaskan beberapa aspek dalam kehidupan seperti melakukan olahraga, membersihkan rumah, berkumpul bersama teman, dan masih banyak lagi.

Beberapa hal yang disebutkan diatas masih bisa dimaklumi, namun bagaimana jika Bunda adalah seorang wanita karir yang menghadapi berbagai tuntutan pekerjaan? Bisakah Bunda tetap mengurusi si kecil dan bahkan memberikan ASI saat bekerja? Tenang saja, bunda tidak perlu lagi khawatir. Di artikel ini, kita akan membahas berbagi tips menarik yang bisa Bunda terapkan untuk bisa menyusui si kecil di tempat kerja.

Berikut telah kami rangkum tips-tips menyusui untuk wanita karir:

Diskusikan kepada atasan.

Atasan Bunda perlu tahu berbagai hal yang menyangkut Bunda dengan bayi Bunda, sehingga Bunda perlu untuk menginformasikan kepada atasan atau HRD mengenai hal-hal yang menyangkut menyusui dan lainnya. Misalnya, Bunda bisa infokan kapan saja Bunda perlu menyusui si kecil, jadwal kerja yang sesuai untuk Bunda, dan infokan pula bahwa Bunda akan perlu memompa ASI setiap 3-4 jam selama 20 menit.

Dengan menginformasikan hal-hal tersebut, tempat kerja Bunda bisa menyiapkan ruangan khusus supaya Bunda bisa menyusui dengan nyaman, menyiapkan pengganti saat Bunda sedang absen menyusui, dan lainnya. Hal-hal tersebut perlu Bunda perhatikan agar dapat tetap nyaman menyusui sang buah hati yang tengah kelaparan.

Siapkan segala peralatan.

Bunda akan perlu menyiapkan segala peralatan terkait memberi ASI kepada sang buah hati agar nantinya tidak terjadi kepanikan saat si kecil menangis saat meminta makan. Bunda akan memerlukan berbagai hal seperti:

  • Pompa asi; siapkan ekstra lebih awal
  • Catatan; catat jadwal menyusui dan kapan Bunda akan absen bekerja.
  • Kulkas; Bunda bisa menitipkan botol susu di kulkas pantry, namun pastikan untuk taruh di kontainer khusus. Jika kantor tidak memiliki kulkas, Bunda bisa membawa cool box berisikan es dari rumah.
  • Bawa dan kenakan alas/bantalan payudara agar mencegah ‘kebocoran’ pada pakaian Bunda.

Diskusikan dengan sesama ibu di tempat kerja.

Bunda juga bisa berkonsultasi dan berdiskusi dengan para ibu pekerja lainnya di tempat kerja Bunda. Tak hanya Bunda bisa menambah pengalaman, Bunda juga dapat memperluas relasi. Ibu pekerja yang memiliki anak pasti pernah di posisi Bunda sebelumnya, jadi mereka tentunya tidak akan segan untuk membantu Bunda, misalnya saat Bunda perlu memompa ASI.

Beberapa tips diatas bisa Bunda terapkan untuk tetap menyusui sang buah hati meski sibuk bekerja sekalipun. Bunda juga harus segera memberi si kecil ASI sesampai dirumah. Bunda juga bisa berkonsultasi dengan dokter Bunda untuk mendapatkan jadwal menyusui yang dapat disesuaikan dengan jam kerja Bunda.

© Copyright IVANSINI 2017. By accessing this website, you agree to this disclaimer.

24/7 CALL CENTER    +62-21 3192 2005